SURABAYA – Semangat religiusitas dan kompetisi berpadu apik dalam ajang Festival Ramadhan 1447 Hijriah. Bertempat di jantung Kota Pahlawan, ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya pada Sabtu (31/1/2026) ini menjadi saksi keperkasaan kontingen asal Bumi Wali.
Taruna-Taruni SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban sukses menggetarkan panggung kompetisi jenjang SMA/SMK se-derajat dengan keluar sebagai Juara Umum. Kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari kerja keras dan disiplin tinggi yang selama ini menjadi napas di sekolah pelayaran Muhammadiyah tersebut.
Bukan Sekadar Pelaut, Tapi Juga Generasi Qur’ani
Meski sehari-hari ditempa dengan disiplin semi-militer dan ilmu kemaritiman, para Taruna-Taruni ini membuktikan bahwa mereka juga unggul dalam bidang spiritual dan akademik. Tidak tanggung-tanggung, mereka mengirimkan delegasi terbaiknya untuk berlaga di 11 cabang perlombaan sekaligus.
Dominasi SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban terlihat merata di berbagai lini, mulai dari cabang syiar hingga sains:
a. Gema Wahyu Illahi: Menunjukkan taji di bidang Tahfidz, Tilawah, dan Imam Salat.
b. Syiar & Seni: Tampil memukau dalam lomba Azan, Kaligrafi, hingga Mewarnai.
c. Intelektualitas Tinggi: Bersaing ketat di Olimpiade PAI, Matematika, serta kemampuan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
Keberhasilan membawa pulang trofi Juara Umum ini memicu decak kagum dari para juri dan peserta lainnya. Capaian ini menegaskan bahwa SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban berhasil mencetak profil pelajar yang tidak hanya siap mengarungi samudera, tetapi juga memiliki pondasi karakter yang kokoh.
"Prestasi ini adalah kado indah di awal tahun 2026 sekaligus bukti bahwa Taruna kami adalah pemuda kompetitif," ujar Siti Maghfiroh, pendamping kontingen dengan nada bangga.
"Terimakasih kepada para Taruna-Taruni yang telah berjuang mengharumkan nama sekolah. Kepada kepala sekolah, bapak ibu guru semua atas do'a dan dukungannya,"imbuhnya.
Festival Ramadhan 1447 H ini pun resmi ditutup dengan senyum kemenangan para Taruna berbaju seragam gagah tersebut, membawa kebanggaan kembali ke Kabupaten Tuban.
Iwan